Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Dorong Transisi Energi, Jalal Abdul Nasir Kawal Penerapan B50 Berdampak Nyata bagi Petani

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (15/09) — Penguatan pengembangan bahan bakar nabati B50 diapresiasi Anggota Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Jalal Abdul Nasir, dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi serta Pertamina Patra Niaga, Selasa (8/9/2026).

Keberhasilan Indonesia mengembangkan B50 dinilai menjadi capaian penting dalam perjalanan transisi energi nasional. Program tersebut diharapkan terus dijaga kualitas dan keberlanjutannya agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat maupun sektor industri.

Menurut Legislator PKS tersebut, meningkatnya kepedulian generasi milenial dan Generasi Z terhadap masa depan lingkungan menjadi momentum penting bagi pengembangan energi yang semakin bersih. Karena itu, keberlanjutan B50 hingga pengembangan E20 dinilai perlu terus diperkuat.

Kualitas produk juga diharapkan terus dikawal sehingga kepercayaan terhadap bahan bakar nabati Indonesia semakin meningkat. Dengan potensi sumber daya yang dimiliki, peluang Indonesia untuk memperluas pasar energi bersih hingga tingkat internasional dinilai cukup terbuka.

Perhatian khusus turut diberikan Jalal terhadap keterlibatan petani dalam ekosistem energi terbarukan. Manfaat ekonomi dari pengembangan sawit, singkong, jagung, maupun tebu diharapkan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat di daerah penghasil.

Kolaborasi lintas kementerian dan badan usaha dinilai penting agar rantai usaha dapat dibangun secara inklusif. Petani diharapkan memperoleh ruang yang semakin besar sebagai bagian dari rantai pasok sekaligus menikmati peningkatan nilai ekonomi dari komoditas yang dihasilkan.

Jalal berharap pengembangan B50 dan E20 tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi jalan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Energi bersih harus bertumbuh bersama rakyat, sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan sampai kepada para petani,” ujarnya.