Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Perkuat Investasi Hari Tua Bersama KLPI, Meity Adakan Senam Kebugaran Lansia dan Pra Lansia Indonesia Sulsel 2026

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Makassar (19/07) — Demi memasyarakatkan senam kebugaran lansia dan pra-lansia di Sulawesi Selatan, Yayasan Kebugaran Lansia dan Pra Lansia Indonesia (KLPI) Sulawesi Selatan (Sulsel), menggelar training of trainer senam lansia dan pra-lansia di Makassar, Minggu (19/07/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pola, Kantor Gubernur, Jalan Jenderal Urip Sumohardjo, Sulawesi Selatan tersebut dihadiri 100 lebih peserta yang merupakan perwakilan trainer KLPI dari seluruh wilayah Kabupaten dan Kota di Sulawesi Selatan.

Acara ini dibuka langsung oleh Meity Rahmatia selaku Ketua KLPI Sulsel. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas para pelatih di daerah dan memasyarakatkan senam kebugaran lansia dan pra-lansia. Hal ini sejalan dengan visi KLPI untuk menciptakan generasi lanjut usia yang mandiri dan bugar.

“Kegiatan ini sesuai dengan visi kita bersama, yaitu mendukung cita-cita nasional menuju masyarakat Indonesia yang lebih bugar dan sehat secara keseluruhan. Mendukung para lansia dan pra-lansia yang sehat, mandiri, teguh, bugar, dan kuat,” jelasnya.

Turut berbicara di pembukaan ini adalah perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Hariani. Secara singkat, ia menyatakan menyambut baik kegiatan yang berlangsung selama sehari penuh ini. “Kegiatan ini juga sejalan dengan program Gubernur Provinsi Sulsel, gerakan anti-mager yang bertujuan meningkatkan kebugaran dan kesehatan masyarakat Sulsel,” ungkapnya.

Pada kegiatan ini, trainer dibekali materi senam kebugaran lansia dan pra-lansia baru yang aman dan sesuai dengan kondisi fisik kelompok usia lanjut. Pelatihan ini dirancang tidak hanya untuk mengajarkan gerakan, tetapi juga untuk membangun pemahaman tentang pentingnya aktivitas fisik bagi kesehatan mental dan fisik lansia. Para peserta mendapatkan pendampingan praktik langsung dari pengurus KLPI Sulsel.

Meity Rahmatia menegaskan bahwa program ini adalah wujud komitmen organisasi dalam memberikan wadah positif bagi masyarakat usia lanjut. Ia berharap melalui pelatihan ini, para trainer dapat menjadi motor penggerak kebugaran di daerah dan komunitas masing-masing.

“Salah satu fokus utama pelatihan adalah bagaimana menciptakan suasana senam yang menyenangkan sehingga peserta merasa termotivasi untuk rutin berolahraga. Hal ini penting untuk mencegah berbagai masalah kesehatan yang sering dialami lansia, seperti demensia dan sindrom pensiun,” jelasnya, menjawab pertanyaan wartawan di sela kegiatan.

Ia juga berharap dengan adanya ToT ini, akan muncul lebih banyak kader-kader kesehatan yang kompeten di tingkat desa dan kecamatan di daerah kabupaten/kota di Sulsel. “Melalui kegiatan ini, KLPI Sulsel menargetkan terbentuknya jaringan trainer yang solid dan terstandarisasi. Hal ini penting untuk memastikan bahwa program senam kebugaran dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan di seluruh wilayah Sulawesi Selatan,” bebernya.

Sementara itu, mengikuti kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini, para peserta tampak antusias. Pada sesi latihan, mereka sangat aktif mempraktikkan gerakan-gerakan senam yang dipandu oleh instruktur utama di atas panggung. Suasana kebersamaan dan semangat tampak menyelimuti jalannya kegiatan. Mereka juga tampak lebih mudah menyerap dan mempraktikkan senam yang baru diperkenalkan tersebut.

Kegiatan ini menjadi salah satu bukti nyata perhatian terhadap kelompok lanjut usia di Sulawesi Selatan. Dengan meningkatnya jumlah lansia, kegiatan seperti ini dinilai sangat krusial untuk menjaga produktivitas dan kesehatan mereka.

Di akhir kegiatan, Meity tak lupa menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta dan berharap ilmu yang didapat dapat segera diterapkan. Ia menegaskan bahwa kesehatan adalah investasi utama, terutama bagi mereka yang memasuki usia lanjut.