Jakarta (13/01) — Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Ahmad Heryawan (Aher), mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan awal tahun sebagai momentum memperkuat kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, berbagai bencana yang terjadi belakangan ini harus menjadi pelajaran penting bagi manusia untuk melakukan evaluasi dan pembenahan relasi dengan alam.
Pesan tersebut disampaikan Aher dalam sesi PKS Legislative Report menjelang Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026 DPR RI, Selasa (13/01) pagi.
“Memasuki Januari, J-nya itu jaga lingkungan. Hari-hari ini kita mendapatkan pelajaran yang sangat luar biasa dari Allah SWT, berupa bencana. Bagi seorang mukmin, bencana tidak selalu harus dilihat sebagai hubungan kausalitas, tetapi sebagai ujian dan peringatan,” ujar Aher.
Meski demikian, Aher menegaskan bahwa manusia tetap memiliki kewajiban untuk melakukan evaluasi secara rasional terhadap penyebab bencana, termasuk kerusakan lingkungan yang terjadi secara sistematis.
“Sebagai manusia, kita boleh melakukan evaluasi. Dari berbagai kajian dan penerawangan, ternyata ada hubungan antara rusaknya pegunungan, gundulnya hutan, dan meningkatnya bencana banjir di berbagai daerah,” tegasnya.
Aher menekankan bahwa lingkungan memiliki keterkaitan langsung dengan keberlangsungan hidup manusia. Kerusakan alam, menurutnya, akan berbanding lurus dengan rusaknya kualitas kehidupan.
“Kita harus paham bahwa seluruh kehidupan dipasok oleh lingkungan dan alam. Manakala alamnya rusak, maka pasokan kehidupan pun rusak. Kalau pasokan kehidupan rusak, maka kehidupan kita juga ikut rusak,” ujarnya.
Karena itu, Aher menyerukan perlunya menghadirkan generasi baru dengan pemahaman baru yang menempatkan kelestarian lingkungan sebagai fondasi utama pembangunan.
“Oleh karena itu, Januari ini mari kita jaga alam dan jaga lingkungan. Kita harus menghadirkan generasi baru dengan pemahaman baru, karena hubungan lingkungan dengan kehidupan itu sangat kuat,” pungkasnya.
Ia menutup pernyataannya dengan ajakan kolektif agar semangat menjaga lingkungan terus digelorakan, terutama di tengah meningkatnya ancaman bencana akibat degradasi alam.