Jakarta (30/12) — Anggota DPR RI Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, mengutuk keras pengakuan sepihak Israel terhadap Somaliland sebagai negara merdeka yang memisahkan diri dari kedaulatan Republik Federal Somalia. Tindakan Israel tersebut dinilai sebagai pelanggaran serius dan terang-terangan terhadap hukum internasional serta Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menjunjung tinggi prinsip integritas dan kedaulatan wilayah negara berdaulat.
Jazuli Juwaini, yang juga menjabat sebagai Utusan Tetap Parlemen Dunia (IPU) untuk Timur Tengah, menegaskan bahwa langkah provokatif Israel ini tidak hanya mencederai kedaulatan Somalia, tetapi juga mengancam stabilitas, keamanan, dan perdamaian kawasan Afrika. Setelah merusak tatanan damai di Timur Tengah melalui penjajahan atas Palestina, Israel kembali menunjukkan sikap agresif dengan mengusik perdamaian di Afrika.
“Dunia internasional tidak boleh diam. Israel adalah negara yang berulang kali melanggar hukum internasional, menginjak prinsip kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian global. Negara Zionis ini harus dihentikan,” tegas Jazuli.
Ia juga menyoroti indikasi kuat yang beredar bahwa pengakuan Israel atas Somaliland dikaitkan dengan rencana pemindahan paksa warga Gaza ke wilayah tersebut. Menurutnya, rencana semacam ini merupakan tindakan tidak berperikemanusiaan dan harus ditolak secara total.
“Konspirasi semacam ini harus diwaspadai bersama. Israel telah berulang kali menunjukkan kesediaannya menggunakan segala cara, termasuk cara-cara paling kejam, demi memenuhi ambisi ekspansionisme dan kolonialisme,” ujarnya.
Sebagai Anggota DPR RI Fraksi PKS, Jazuli menyerukan kepada seluruh negara di dunia untuk bersatu menolak klaim sepihak Israel atas kemerdekaan Somaliland. Ia menyampaikan apresiasi karena hingga saat ini tidak ada satu pun negara yang mengikuti langkah Israel tersebut, dan komunitas internasional tetap konsisten menolak klaim ilegal yang bertentangan dengan hukum internasional.
“Sikap tegas dunia internasional merupakan benteng terakhir untuk menjaga keadilan dan perdamaian global. Israel adalah ancaman serius bagi tatanan dunia dan harus dihentikan,” pungkasnya.