Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Wakil Ketua Komisi IV Abdul Kharis Hadiri dan Sampaikan Dukungan Parlemen pada Penyusunan RUU SDG Pertanian

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Bogor (11/11) — Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dr. Abdul Kharis Almasyhari, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Sumber Daya Genetik (SDG) Pertanian sebagai Keynote Speaker. Kegiatan diselenggarakan oleh Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian di Auditorium Utama Ir. Sadikin Sumintawikarta, Bogor, dan dimulai pukul 08.00 WIB.

Sumber Daya Genetik Pertanian memiliki peran strategis dalam penciptaan varietas unggul baru tanaman, galur ternak, dan strain mikroba. Kelalaian dalam melindungi SDG berisiko menyebabkan erosi genetik hingga biopirasi. Sebagai upaya memperkuat perlindungan dan konservasi SDG tersebut, BRMP bekerja sama dengan Aliansi Peneliti Pertanian Indonesia (APPERTANI) menyelenggarakan FGD ini dengan melibatkan para akademisi, peneliti, dan pemangku kebijakan.

Dalam sambutannya, Dr. Abdul Kharis menegaskan komitmen DPR RI dalam mendukung proses penyusunan RUU SDG Pertanian agar menjadi dasar hukum yang kuat dan mampu menjaga kekayaan genetik bangsa.

“RUU SDG Pertanian harus menjadi payung hukum yang kuat agar kekayaan genetik bangsa tidak hilang, dicuri, atau dimanfaatkan pihak asing tanpa kendali. Parlemen berkomitmen mendukung penyusunan regulasi yang melindungi petani, peneliti, dan aset genetik Indonesia secara berkelanjutan,” ujar Kharis.

Ia juga menekankan pentingnya tata kelola yang terstandar, integrasi antar-lembaga, serta perlindungan berkelanjutan sebagai pilar utama kemandirian pangan nasional. “Ke depan, kita membutuhkan sistem yang lebih terstandar, terintegrasi, dan adaptif agar SDG Pertanian menjadi fondasi utama kemandirian pangan Indonesia,” tambahnya.

Setelah sesi keynote, FGD dilanjutkan dengan pemaparan dari Kepala BRMP Biogen, Arif Surahman, S.Pi., M.Sc., Ph.D., mengenai kebijakan pengelolaan SDG di Kementerian Pertanian. Diskusi kemudian berlanjut pada paparan Mastur, M.Si., Ph.D. dari Polbangtan Yogyakarta–Magelang yang menjelaskan proses serta pembelajaran penyusunan RUU Pengelolaan SDG. Setelah itu, Prof. Dr. Sugiono dari APPERTANI menyampaikan usulan draf naskah RUU Pengelolaan SDG Pertanian yang sedang dikembangkan BRMP.

Acara ditutup dengan diskusi panel bersama para pembahas, yaitu Prof. M. Syukur (IPB), Prof. Erizal Jamal (BRIN), Dr. Machmud Thohari (IPB), Dr. Bess Trisnamurti (BRIN), dan Dr. Susan M. Noor (BRIN), yang memberikan pandangan kritis serta masukan teknis untuk memperkaya proses penyusunan RUU tersebut.