Purbalingga (22/05) — Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS Rofik Hananto menyatakan siap mendampingi wirausahawan baru hasil Bimbingan Teknis dalam Rangka Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil Menengah di Jawa Tengah.
“Saya secara pribadi akan membentuk tim untuk mendampingi para peserta bimtek usai selesai kegiatan,” kata Rofik saat penutupan bimtek kerja sama Komisi VII DPR RI dan Kementerian Perindustrian RI di Hotel Braling, Jumat (20/05/2022).
Rofik berharap penyelenggaraan bimtek memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan para peserta.
“Harapan kami bagaimana peserta bisa terus meningkatkan pemberdayaan diri menuju hidup yang lebih sejahtera dan memberikan kemanfaatan yang lebih bagi keluarga dan masyarakat,” ujar anggota DPR RI Fraksi PKS dari Dapil Jawa Tengah 7 itu.
Rofik mengatakan, jika ingin menjadi pengusaha sukses maka peserta telah melewati proses selama kegiatan. Semua teori sudah dikuasai, tinggal terus berlatih dan mengajarkannya kepada orang lain agar kemampuannya semakin terasah.
“Nanti akan semakin berkembang pengetahuan dan keterampilan. Sehingga pintu peluang semakin terbuka lebar. Tinggal totalitas. Orang kalau ingin sukses harus sampai pada tahap optimum kinerja,” kata legislator putra daerah Kabupaten Purbalingga itu.
Untuk menumbuhkan semangat baru, Rofik mengadakan kontes 100 hari pertama usai bimtek untuk 270 peserta dari 3 kabupaten.
“Siapa yang 100 hari ke depan terbaik berkembang dan terus bertumbuh maka akan kami kenalkan dengan Dirjen IKMA Kemenperin RI dan 3 bupati agar usahanya lebih dikenal luas,” katanya.
Pejabat fungsional pembina industri Dirjen IKMA Kemenperin Indra Akbar Dilana berharap ada pendampingan dari pemerintah daerah karena para wirausahawan baru hasil bimtek ini masih bersifat embrio. Dengan pendampingan itu diharapkan usaha mereka bisa berkembang lebih pesat.
Kepala Dinperindag Purbalingga Johan Arifin mengatakan, Pemkab Purbalingga berkomitmen melalui APBD Kabupaten dan dengan dukungan DPRD untuk melakukan pendampingan kepada peserta bimtek, khususnya dari Purbalingga. Diharapkan dengan pendampingan nanti akan ada peningkatan kualitas produk.
“Tularkan dan amalkan semua ilmu yang didapatkan selama bimtek kepada yang lain. Tingkatkan kualitas produk. Saya berharap, 3,4,5 tahun ke depan akan ada pengusaha sukses hasil bimtek ini,” kata Johan yang mengingatkan peserta untuk selalu merasa bahagia sebagai kunci kesuksesan hidup.
Kegiatan diikuti 270 peserta dari Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen tersebut selama 4 hari (17-20/5). Penutupan kegiatan dipusatkan di Hotel Braling Purbalingga diikuti secara virtual peserta dari Banjarnegara dan Kebumen.
Ada 12 jenis bimtek yang dilaksanakan selama 4 hari di 3 kabupaten. Purbalingga IKM furnitur, IKM mainan anak , IKM roti dan kue, IKM perbengkelan las, IKM sevis elektronika (AC), IKM servis hp. Banjarnegara IKM pupuk organik , IKM konveksi IKM kopi. Kebumen IKM makanan ringan, IKM produk spa, IKM perbengkelan roda dua. Jumlah total peserta 270 orang.