Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Penumpukan PMI di Bandara, Aleg PKS: Harusnya Mereka Diprioritaskan

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

 

Jakarta (24/12) — Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, Netty Prasetiyani menyayangkan terjadinya  penumpukan PMI di Bandara Sukarno-Hatta yang videonya viral.

“Kenapa sampai terjadi penumpukan dan  kerumunan seperti itu? Seharusnya otoritas bandara sudah mengantisipasi dengan menyiapkan teknis yang efektif dan efesien. Dengan begitu,  proses antrian karantina tidak menyulitkan para pekerja migran yang ingin segera pulang dan berkumpul dengan keluarga,” ujar Netty dalam keterangan tertulis, Kamis (23/12/2021).

Selain soal penumpukan antrean yang memakan waktu berjam-jam, Netty juga mempertanyakan kesiapan tempat wisma karantina gratis untuk para pekerja migran.

“Sesuai aturan,  para pekerja migran mendapatkan fasilitas karantina gratis dari negara. Mereka adalah para  pahlawan devisa yang seharusnya mendapatkan perhatian dan prioritas dari pemerintah,” ungkapnya.

Menurut Netty,  alternatif tempat karantina gratis di Wisma Atlet atau di fasilitas lainnya harus tetap memerhatikan prosedur standar.

“Jangan  sampai karena gratis, fasilitas seadanya,  tidak memenuhi standar prokes. Nanti  malah bisa jadi klaster karantina,” ujar Netty.

Oleh karena itu, Netty meminta pemerintah agar membuat kebijakan penetapan batas maksimal biaya karantina di hotel dengan harga terjangkau.

“Pembatasan perlu dilakukan agar  masyarakat tidak merasa terbebani untuk karantina mandiri  di hotel. Mereka yang bepergian ke luar negeri kan  tidak semua untuk tujuan jalan-jalan. Ada yang karena tugas atau menjenguk kerabat. Jadi,  jangan sampai ada pihak-pihak yang  memanfaatkan kewajiban karantina ini untuk  kepentingan bisnis semata,” kata Netty .

Netty berharap, dengan  biaya karantina yang wajar,  masyarakat akan  taat  menjalani karantina dan  tidak  melakukan kecurangan agar lolos dari kewajiban tersebut.