Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Sumedang Terbaik di Jawa Barat, Ateng Sutisna Dorong Pembangunan yang Berdampak bagi Masyarakat

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Sumedang (12/10) — Anggota DPR RI Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan Jawa Barat IX, Ateng Sutisna, mengapresiasi keberhasilan Kabupaten Sumedang meraih predikat Terbaik I Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026 tingkat Provinsi Jawa Barat. Sumedang juga meraih peringkat keempat nasional untuk kategori kabupaten. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Berdasarkan hasil penilaian PPD tingkat Provinsi Jawa Barat, Sumedang memperoleh nilai total 7,84, terdiri atas aspek perencanaan pembangunan sebesar 3,42, kinerja pencapaian 2,46, dan program unggulan 1,96. Hasil penilaian tersebut tertuang dalam Surat Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat Nomor 5355/RT.01.01/BAAP tertanggal 28 September 2026.

Ateng menilai penghargaan tersebut merupakan capaian yang patut diapresiasi sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah harus terus berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari penghargaan, tetapi juga dari dampak nyata terhadap kualitas hidup warga.

“Selamat kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang dan seluruh masyarakat atas capaian ini. Prestasi tersebut menunjukkan pentingnya perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang terarah. Ke depan, yang tidak kalah penting adalah memastikan hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Ateng.

Legislator dari Dapil Jawa Barat IX yang meliputi Sumedang, Majalengka, dan Subang itu menekankan bahwa pembangunan yang berkualitas membutuhkan konsistensi dalam perencanaan, pelaksanaan program yang efektif, serta evaluasi berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat juga diperlukan agar program pembangunan mampu menjawab persoalan di lapangan.

Menurut Ateng, Penghargaan Pembangunan Daerah semestinya tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi antardaerah, tetapi juga sebagai sarana evaluasi untuk memperbaiki kebijakan dan meningkatkan kinerja pemerintah. Perencanaan yang baik perlu diikuti penggunaan anggaran yang akuntabel, pelaksanaan yang tepat sasaran, serta pengawasan terhadap manfaat program.

“Pembangunan yang baik bukan hanya tentang seberapa banyak program yang dijalankan, tetapi seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat. Apakah pelayanan publik semakin baik, ekonomi warga semakin berkembang, dan akses terhadap infrastruktur semakin merata. Hal-hal seperti itu yang harus terus menjadi perhatian,” katanya.

Pada tingkat nasional, Sumedang meraih peringkat keempat PPD 2026 kategori kabupaten. Penghargaan tersebut mengusung tema “Perencanaan dan Kinerja Pelaksanaan Prioritas Nasional di Daerah”, yang menekankan pentingnya kualitas perencanaan, kinerja pembangunan, dan inovasi daerah dalam mendukung sinergi kebijakan pusat dan daerah.

Ateng berharap capaian tersebut dapat dipertahankan dan menjadi dorongan bagi Sumedang untuk terus menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Ia juga berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain, termasuk Majalengka dan Subang, untuk memperkuat inovasi, kolaborasi, dan perencanaan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Pada akhirnya, ukuran keberhasilan pembangunan adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Penghargaan ini patut disyukuri, tetapi ikhtiar untuk menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan harus terus dilanjutkan,” tutup Ateng.