Jakarta (08/10) — Anggota DPR RI Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati, mendorong pemuda Betawi untuk tidak sekadar menjadi generasi penerus, tetapi tampil sebagai pelaku pembangunan sekaligus penggerak pelestarian budaya Betawi. Menurutnya, bonus demografi menempatkan generasi muda pada posisi strategis untuk menentukan arah masa depan Indonesia.
“Jangan hanya sekadar berkontribusi dalam pembangunan, tetapi harus mengambil peran. Jangan menunggu diberi peran, kita harus proaktif,” tegas Kurniasih saat menerima kunjungan mahasiswa dan pemuda Betawi di Gedung DPR RI.
Anggota DPR RI Dapil Jakarta II tersebut mengatakan, Gedung DPR RI merupakan rumah rakyat, tempat berbagai keputusan penting negara diambil melalui fungsi legislasi, pengawasan, serta perjuangan terhadap aspirasi masyarakat.
Ia berharap kunjungan pemuda Betawi ke DPR tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal dari kolaborasi nyata. Terlebih, generasi muda saat ini memiliki jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya dan akan menjadi aktor utama pembangunan Indonesia ke depan.
“Usia produktif seperti milenial, Gen Z, dan generasi berikutnya jumlahnya jauh lebih besar. Karena itu, kalian harus punya cita-cita setinggi langit dan visi yang kuat,” ujarnya.
Selain mendorong peran pemuda dalam pembangunan, Kurniasih menekankan pentingnya kecintaan generasi muda terhadap budaya Betawi. Ia menilai kekayaan budaya Betawi memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan dikenalkan lebih luas, bahkan hingga tingkat global.
“Sebagai pemuda Betawi, kalian harus mencintai budaya kalian. Sebab siapa lagi kalau bukan kalian? Budaya Betawi itu mahal. Kita harus bangga memiliki budaya Betawi dan memperkuat pelestarian serta pemanfaatannya,” kata Kurniasih.
Menurutnya, berbagai kekayaan budaya Betawi seperti pencak silat, tari-tarian, dan tanjidor memiliki daya tarik yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan budaya Indonesia di mata dunia.
“Kalau K-Pop saja bisa masuk ke Indonesia, kenapa budaya Betawi tidak bisa masuk ke negara lain? Pasti akan lebih banyak yang menyukai,” ujarnya.
Kurniasih juga mengingatkan pemuda Betawi untuk menjadikan momentum Sumpah Pemuda sebagai pengingat bahwa perubahan bangsa selalu membutuhkan keberanian generasi muda untuk mengambil peran.
“Negeri ini tidak akan bisa merdeka tanpa kontribusi para pemuda dan pemudi. Karena itu, sudah waktunya kalian berkontribusi dan memperkuat peran dalam pembangunan Indonesia,” tegasnya.