Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Krisis Air Bersih di Sumatera Selatan, Askweni Minta Pemerintah Perkuat Infrastruktur Pengairan

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (08/10) — Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS, Askweni, mendesak pemerintah memperkuat infrastruktur pengairan pertanian dan penyediaan air bersih bagi masyarakat yang terdampak musim kemarau, khususnya di wilayah Sumatera Selatan. Kekeringan yang melanda sejumlah daerah dinilai telah mengganggu aktivitas pertanian hingga menyebabkan masyarakat kesulitan memperoleh air bersih.

Hal tersebut disampaikan Askweni dalam sesi PKS Legislative Report menjelang Rapat Paripurna ke-10 DPR RI Penutupan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027, Kamis (08/10), di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Askweni mengungkapkan, sejumlah petani di Daerah Pemilihan Sumatera Selatan II menghadapi persoalan kekeringan lahan akibat terbatasnya sumber air. Kondisi tersebut bahkan menyebabkan petani mengalami gagal tanam maupun gagal panen.

“Sumatera Selatan II, hari ini masyarakat petani itu sawah-sawah kekeringan karena tidak memiliki sumber air, karena musim kemarau. Banyak yang gagal tanam, gagal panen,” ujar Anggota DPR RI Dapil Sumatera Selatan II tersebut.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Askweni meminta kementerian terkait, khususnya Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum, memprioritaskan pembangunan sumur bor di kawasan persawahan. Ia juga mendorong pemanfaatan mesin pompa air bertenaga surya agar petani tetap dapat mengairi lahan ketika musim kemarau tiba.

“Ke depan, kementerian terkait, Kementerian Pertanian, PU, dan sebagainya, untuk membangun sumur bor di persawahan masyarakat sehingga nanti ketika menghadapi musim kemarau seperti ini masyarakat bisa mengambil air menggunakan mesin pompa tenaga surya untuk mengairi sawah-sawah mereka,” jelasnya.

Selain persoalan pertanian, Askweni turut menyoroti krisis air bersih yang dialami masyarakat akibat mengeringnya sumur-sumur warga. Ia secara khusus meminta perhatian pemerintah terhadap kondisi di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Ogan Ilir, serta sejumlah kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Selatan.

“Untuk penduduk, mereka kekurangan air bersih karena kemarau ini kan sumur-sumur kering. Mohon untuk diperhatikan di Sumatera Selatan, khususnya Sumatera Selatan II, Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, dan kabupaten kota lainnya,” ungkapnya.

Askweni berharap pembangunan infrastruktur sumber air dapat menjadi perhatian dalam perencanaan program pemerintah pada tahun mendatang. Menurutnya, penyediaan sumur bor dan akses air bersih diperlukan agar masyarakat tidak terus menghadapi persoalan serupa setiap musim kemarau.

“Untuk itu, menghadapi tahun-tahun mendatang agar ini tidak terulang kembali,” pungkasnya.