Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Habib Idrus: Defisit Turun, Pertumbuhan Ekonomi 2027 Ditargetkan 6 Persen

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (08/10) — Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Habib Idrus Salim Aljufri dari Dapil Banten III, menyampaikan sejumlah catatan mengenai arah perekonomian Indonesia dalam APBN 2027. Ia menilai peningkatan kapasitas anggaran perlu berjalan seiring dengan upaya menekan defisit, menjaga stabilitas rupiah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Habib Idrus dalam sesi PKS Legislative Report menjelang Rapat Paripurna ke-10 DPR RI Penutupan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Habib Idrus menyebut nilai APBN 2027 meningkat menjadi sekitar Rp4.100 triliun, sementara defisit ditargetkan turun menjadi 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Ia berharap tren penurunan defisit dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.

“Pertama APBN kita naik ya jadi Rp4.100 triliun, defisit kita ditargetkan menurun jadi 2,4 persen dari total PDB. Dan ke depan kita berharap defisit kita semakin menurun kembali,” ujar Habib Idrus.

Selain defisit, ia turut menyoroti pentingnya menjaga nilai tukar rupiah agar semakin kuat. Menurutnya, stabilitas nilai tukar perlu berjalan beriringan dengan penguatan fundamental ekonomi nasional.

“Kita berharap juga ke depan nilai tukar kita yang saat ini sudah hampir menuju ke angka Rp18.000 itu juga sesuai dengan target yang disampaikan oleh beliau, range-nya Rp16.000. Jadi mudah-mudahan di bawah Rp18.500 sampai Rp17.000, rupiah kita semakin kuat,” ujar Anggota DPR RI Dapil Banten III tersebut.

Habib Idrus juga berharap pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027 dapat mencapai target 6 persen, disertai pengelolaan belanja negara yang semakin efisien dan inflasi yang tetap terkendali.

“GDP kita juga semakin kokoh, anggaran belanja kita juga semakin hemat, inflasi kita terkendali. Inflasi kita alhamdulillah sekarang terkendali, lebih baik daripada negara-negara lain. Kemudian pertumbuhan ekonomi kita sesuai dengan target yang disampaikan oleh Bapak Presiden juga, sebesar 6 persen di tahun 2027,” pungkasnya.