Jakarta (02/10) — Wakil Ketua Komisi I DPR RI Fraksi PKS Sukamta menyampaikan selamat atas amanah baru Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri. Ia berharap pengalaman panjang Arrmanatha sebagai diplomat karier dapat memperkuat diplomasi Indonesia di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
“Saya mengucapkan selamat kepada Pak Arrmanatha Nasir atas amanah sebagai Menteri Luar Negeri. Beliau diplomat karier dengan pengalaman panjang, termasuk di PBB. Ini modal penting untuk memimpin Kemlu di tengah situasi internasional yang semakin rumit,” ujar Sukamta.
Anggota DPR RI dari Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta itu berharap Menlu baru dapat memperkuat peran Kemlu dalam merumuskan dan mengawal kebijakan luar negeri Presiden. Kapasitas diplomat Indonesia, menurutnya, harus dimanfaatkan secara optimal agar setiap kebijakan dan kesepakatan internasional memiliki kajian yang matang, posisi yang jelas, serta tindak lanjut yang terukur.
“Koordinasi antarkementerian juga harus kuat karena banyak persoalan luar negeri berkaitan langsung dengan ekonomi, pertahanan, dan kepentingan masyarakat,” katanya.
Sukamta juga menekankan pentingnya menjaga prinsip politik luar negeri bebas aktif sebagai fondasi kemandirian Indonesia dalam mengambil keputusan.
“Politik luar negeri bebas aktif harus menjaga kemandirian Indonesia dalam mengambil keputusan. Kita perlu mampu bekerja sama dengan berbagai negara sekaligus tegas mempertahankan kedaulatan dan kepentingan nasional,” tegasnya.
Ia menyoroti sejumlah agenda yang perlu menjadi perhatian Menlu baru, mulai dari perlindungan WNI di luar negeri hingga diplomasi ekonomi yang mampu memperkuat industri nasional dan membuka lapangan kerja di dalam negeri.
Sukamta juga meminta Indonesia tetap konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina. “Untuk Palestina, bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi harus berjalan seiring dengan perjuangan mengakhiri pendudukan dan mewujudkan negara Palestina yang merdeka,” ujarnya.
Selain itu, Indonesia diharapkan semakin aktif menggerakkan ASEAN menuju kerja sama yang lebih produktif, terutama di sektor industri, energi, dan ketahanan pangan.
“Ukuran keberhasilan diplomasi harus terlihat pada hasilnya: warga kita terlindungi, kedaulatan terjaga, peluang ekonomi bertambah, dan Indonesia semakin mampu ikut menyelesaikan persoalan dunia. Komisi I tentu siap bekerja bersama sekaligus menjalankan pengawasan agar tujuan tersebut tercapai,” kata Sukamta.
Sukamta turut menyampaikan terima kasih kepada Sugiono atas pengabdiannya sebagai Menteri Luar Negeri sekaligus mengucapkan selamat atas amanah barunya sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
“Terima kasih kepada Pak Sugiono atas pengabdiannya dan selamat bekerja di amanah baru sebagai Menko PMK. Semoga semakin sukses dalam menjalankan tugas untuk bangsa dan negara,” tutupnya.