Ambon (08/05) — Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKS Dapil Maluku, Saadiah Uluputty, menyampaikan perhatian serius terhadap peristiwa longsor yang terjadi di kawasan BTN Gadihu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat sore (8/5), akibat hujan deras yang mengguyur Ambon beberapa hari ini.
Peristiwa itu menyebabkan satu rumah ambruk total dan sejumlah rumah lain berada dalam ancaman longsor akibat kondisi tanah yang labil.
Saadiah mengatakan, musibah seperti ini harus menjadi perhatian bersama, bukan hanya pemerintah daerah, tetapi juga seluruh pihak terkait, termasuk pemerintah pusat, lembaga teknis, dan masyarakat, agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan menyeluruh.
“Saya menyampaikan simpati kepada warga terdampak. Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting adalah memastikan keselamatan warga, melakukan penanganan darurat dengan cepat, dan menghadirkan solusi jangka panjang agar kejadian serupa dapat diminimalisir,” ujar Saadiah.
Sebagai anggota Komisi V DPR RI yang bermitra dengan kementerian dan lembaga di bidang infrastruktur dan kebencanaan, Saadiah menegaskan dirinya akan ikut mendorong koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar penanganan terhadap warga terdampak dapat berjalan baik.
Menurutnya, kondisi geografis Ambon yang banyak berada di kawasan perbukitan memang membutuhkan perhatian serius dalam penataan lingkungan, sistem drainase, penguatan tebing, serta edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat.
“Kita perlu memperkuat upaya mitigasi bersama. Cuaca ekstrem belakangan ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan, baik dari sisi infrastruktur maupun kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana di lingkungan sekitar,” katanya.
Saadiah juga mengimbau warga yang tinggal di kawasan rawan longsor agar tetap waspada, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi berlangsung dalam waktu lama. Ia berharap seluruh pihak dapat bergotong royong membantu warga terdampak dan mempercepat langkah penanganan di lokasi longsor.
“Musibah ini menjadi tanggung jawab bersama. Yang dibutuhkan masyarakat hari ini bukan hanya rasa prihatin, tetapi kehadiran, kepedulian, dan langkah nyata untuk membantu mereka bangkit kembali,” tutupnya.