Jakarta (19/02) — Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Slamet, mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah mitigasi dalam mengendalikan kenaikan harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Hal tersebut disampaikan Slamet dalam sesi PKS Legislative Report jelang Rapat Paripurna penutupan masa sidang DPR RI, Kamis (19/02), di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan.
Slamet menyoroti fenomena kenaikan harga pangan yang kerap terjadi setiap menjelang Ramadan dan Lebaran. Menurutnya, pemerintah harus sigap mengambil langkah strategis agar masyarakat tidak terbebani oleh lonjakan harga kebutuhan pokok.
“Ini penyakit berulang, biasanya menjelang Ramadan dan Lebaran harga pangan naik. Oleh karena itu, saya ingin pemerintah segera melakukan mitigasi agar masalah ini bisa teratasi dan pemerintah dapat mengendalikan harga pangan,” ujar Slamet.
Ia menegaskan bahwa stabilitas harga pangan merupakan faktor penting untuk menjaga ketenangan masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadan. Pemerintah, kata Slamet, perlu memastikan distribusi berjalan lancar serta mengambil langkah konkret untuk menahan laju kenaikan harga.
Selain itu, Slamet juga menyoroti pentingnya perhatian khusus terhadap daerah-daerah yang terdampak bencana. Ia meminta pemerintah memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat di wilayah tersebut, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran.
“Perlu diperhatikan daerah-daerah yang terkena bencana. Stok pangan harus dipastikan agar saudara-saudara kita di daerah bencana tercukupi kebutuhannya selama Ramadan dan Lebaran,” tegasnya.
Slamet berharap pemerintah dapat menjalankan langkah antisipatif secara menyeluruh, baik melalui pengendalian harga maupun penguatan distribusi, sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan tenang dan kebutuhan pangan tetap terjangkau.