Makassar (10/09) — Anggota MPR RI, Hj Meity Rahmatia Sosialisasi empat pilar di Makassar, Rabu (10/9/2025). Dalam kegiatan tersebut politisi asal Sulsel itu mengajak masyarakat memperkokoh rasa cinta tanah air dan persatuan sesama anak bangsa.
Pesan ini ia tekankan di tengah suasana duka yang masih menyelimuti Makassar pasca peristiwa unjuk rasa yang memakan korban jiwa sepekan lalu.
Ia menilai, peristiwa tragis yang terjadi di Makassar menjadi pembelajaran agar tidak terjadi lagi.
“Korbannya adalah saudara-saudara kita juga,” imbuhnya.
Meity memandang Indonesia sebagai negara demokratis tentu saja menjamin kebebasan berpendapat dan berekspresi. Tetapi sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan kemanusiaan, kebebasan tersebut diselenggarakan secara seimbang dan bertanggungjawab. Termasuk dalam penyampaian aspirasi di muka umum.
“Dalam UUD 1945 dan Pancasila termaktub bahwa Indonesia adalah negara yang berketuhanan. Artinya menjunjung tinggi nilai-nilai agama. Dan agama, mengedepankan cinta, kasih sayang, musyawarah dan kedamaian.”
“Sebab itu saya mengajak saudara-saudaraku di Sulsel. Ayo kita bersatu. Kita sampaikan aspirasi dengan damai, tertib dan aman. Kita saling memanusiakan satu dengan yang lainnya sebagaimana diajarkan oleh budaya orang Sulsel” terangnya.
Meity juga mengingatkan pentingnya persatuan karena Indonesia saat ini tengah menjadi perhatian dunia. Terutama oleh negara-negara maju yang saat ini saling memperebutkan pengaruh.
“Wajar, karena kita sebagai negara dengan sumber daya alam melimpah, dan memiliki posisi strategis di Asia Tenggara. Karena itu kita semua harus cerdas melihat situasi global ini. Kita harus bersatu agar tidak mudah diadu domba sebagai sesama anak bangsa,” jelasnya di depan peserta Sosper yang sebagian besar merupakan warga Makassar.
Sosialisasi Empat Pilar ini merupakan yang ke sekian digelar oleh politisi yang dikenal mudah bergaul dengan masyarakat dari berbagai lapisan tersebut. Setiap kegiatan berlangsung lancar dan dihadiri warga secara antusias. Kegiatan ini selalu pula menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan tokoh masyarakat.