Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Selamatkan Cagar Budaya di Aceh

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Aceh (02/03) — Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS Ledia Hanifa meminta Pemerintah Aceh menyelamatkan cagar budaya yang ada di provinsi ujung barat Indonesia tersebut. Sebab sejarah tampak dari benda cagar budaya.

“Sejarah Aceh tampak dari benda cagar budaya. Sejak dulu Aceh menginspirasi Indonesia bahkan dunia. Karena itu, kami meminta Pemerintah Aceh menyelamatkan cagar budaya yang merupakan jejak sejarah,” kata Ledia Hanifa di Banda Aceh, seperti dilansir Antara, Senin (2/3).

Ledia Hanifa menyebutkan, dirinya telah menyempatkan diri mengunjungi beberapa situs cagar budaya di Aceh, termasuk situs sejarah makam Sultan Jamalulail yang ada di sebelah selatan masjid Raya Baiturrahman yang rusak parah.

Menurutnya, kondisi makam para sultan dan beberapa cagar budaya lainnya harus segera diselamatkan. Bila tidak, jejak sejarah Aceh ini bisa hilang dan dilupakan generasi mendatang.

Ledia mengingatkan, undang-undang memerintahkan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten dan kota menyediakan anggaran cadangan bila sewaktu-waktu ditemukan benda cagar budaya baru.

“Jika generasi sekarang kehilangan sejarah, maka juga kehilangan masa depan. Aceh kaya dengan peninggalan sejarah dan budaya yang menunjukkan cikal bakal kebesaran bangsa Indonesia,” kata Ledia.

Dia mengeluhkan kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap hal itu. Padahal cagar budaya merupakan kekayaan negara yang semestinya jadi perhatian bersama dan jangan disia-siakan.

“Kami mengapresiasi perjuangan teman-teman di Aceh yang sedang menjaga, mencari dan melestarikan benda cagar budaya. Kami mengajak pemerintah daerah tidak membiarkan mereka bekerja sendiri. Konstitusi memeriksa pemerintah daerah ikut terlibat menyelamatkan cagar budaya,” kata Ledia.