Jakarta (29/02) — Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah menyayangkan pembangunan Rumah Jabatan Anggota (RJA) Kalibata, Jakarta Selatan, yang dinilai belum maksimal baik dari segi pekerjaan maupun perkembangan pembangunannya yang lambat. Setidaknya ada 12 rumah di lingkungan RJA Kalibata yang sedang dibangun, yakni, 11 RJA dan 1 rumah dokter.
“Ini kan waktunya mepet, jadi saya dan teman-teman (BURT) akan terus melakukan pengawasan setiap bulannya untuk mengecek setiap progresnya,” pasti Dimyati usai memimpin Kunjungan Lapangan (Kunlap) BURT DPR RI ke RJA Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (25/2/2020). Kunlap ini guna melihat perkembangan pembangunan RJA.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu memastikan, BURT DPR RI akan terus melakukan pengawasan secara ketat guna memberikan pelayanan terbaik kepada Anggota Dewan. Dimana dengan harapan RJA Kalibata dapat memberikan suasana perumahan yang nyaman dan tenteram untuk ditinggali Anggota Dewan. Dengan demikian, hal itu dapat mendorong kinerja yang baik bagi Anggota Dewan.
Di sisi lain, Dimyati mengingatkan jajaran Pengamanan Dalam (Pamdal) yang ditugaskan di RJA Kalibata harus lebih mengutamakan keamanan. Sebab, RJA Kalibata merupakan Rumah Jabatan Pejabat Negara. “Karenanya BURT memastikan bahwa RJA Kalibata akan memberikan pelayanan, keamanan, kenyamanan dan tentram bagi Anggota Dewan termasuk kesejahteraan dan kesehatan,” jelasnya.
Di samping itu, pada Kunlap sebelumnya ke RJA Ulujami, Dimyati mengatakan hal yang serupa, bahwa pembangunan di RJA Ulujami pun belum sesuai harapan. Menurutnya belum ada perkembangan yang signifikan. “Saya ingin ketemu dan rapat dengan Manajemen Kontruksinya, bagaimana supaya bulan Mei itu bisa selesai, karena kami (BURT) mengharapkan kualitas yang bagus serta kuantitas yang baik,” pesan Dimyati.