Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Meity Rahmatia Dukung Pengusutan Insiden Kekerasan di Pidie, Aceh

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (06/11) — Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia, mendukung pemerintah mengusut insiden kekerasan di Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, yang berbuntut pada meninggalnya seorang warga pada Rabu (04/11/2026).

Korban yang merupakan warga setempat disebut terkena tembakan ketika kericuhan pecah antara pasukan TNI dan warga. Saat itu, pasukan TNI berusaha mencegah dan melarang pengibaran Bendera Bulan Bintang oleh sebagian warga dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Belum diketahui secara pasti pelaku penembakan yang menyebabkan seorang warga meninggal dunia.

Dalam keterangannya pada Jumat (06/11), Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, mengatakan anggota TNI di lokasi sempat mengeluarkan tembakan peringatan ke atas, tetapi menggunakan peluru karet.

Meski begitu, persoalan ini tetap disayangkan banyak pihak.

“Kita semua menyayangkan peristiwa ini. Saya selaku anggota Komisi XIII mendukung pemerintah mengusut kasus tersebut dengan melibatkan Kementerian HAM, Komnas HAM, dan lain-lain,” jelas Meity.

Bila diperlukan, kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, pemerintah dapat membentuk tim independen yang melibatkan banyak pihak agar proses pengusutannya berjalan secara proporsional dan transparan.

“Hal ini penting untuk menjamin keterbukaan dan agar masyarakat menaruh rasa percaya kepada pemerintah dalam penyelesaian masalah tersebut,” ungkapnya.

Pengusutan kasus ini juga telah dijanjikan oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, dalam kunjungannya ke Aceh selama beberapa hari terakhir.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga meminta Pemerintah Aceh bersama Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mencari jalan tengah untuk menyikapi maraknya pengibaran Bendera Bulan Bintang dalam tradisi perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aceh akhir-akhir ini.