Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Nevi Zuairina: Guru Profesional, Kreatif, dan Adaptif Jadi Kunci Kemajuan Pendidikan Indonesia

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Pasaman (26/10) — Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat, Nevi Zuairina, menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi guru merupakan fondasi penting dalam membangun pendidikan berkualitas dan melahirkan generasi bangsa yang unggul, berkarakter, serta berdaya saing.
⠀
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Seminar Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif yang diselenggarakan Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Kabupaten Pasaman di Hotel Arumas, Lubuk Sikaping, pada pertengahan Oktober 2026.
⠀
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Kompetensi Guru: Pilar Profesionalisme Pendidik dalam Mewujudkan Pembelajaran Berkualitas, Kreatif, Adaptif, dan Berdaya Saing”.
⠀
Nevi menekankan pentingnya penguatan empat kompetensi utama guru, yakni pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional.
⠀
“Guru adalah penyampai materi pelajaran sekaligus pembimbing, motivator, teladan, dan penggerak perubahan. Guru yang hebat adalah guru yang tidak pernah berhenti belajar, berkarya, dan berinovasi,” ujar Nevi Zuairina.
⠀
Politisi Fraksi PKS tersebut menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan menuntut pendidik semakin adaptif dalam mengembangkan metode pembelajaran. Namun, teknologi harus ditempatkan sebagai sarana pendukung, bukan pengganti peran kemanusiaan seorang guru.
⠀
“Teknologi dapat membantu proses pembelajaran, tetapi keteladanan, kepedulian, dan sentuhan manusiawi seorang guru tidak akan pernah tergantikan,” tegasnya.
⠀
Nevi juga mengapresiasi peran KGBN Kabupaten Pasaman sebagai wadah kolaborasi, pertukaran pengalaman, dan pengembangan inovasi pendidikan.
⠀
Ia mendorong lahirnya program berkelanjutan seperti Klinik Media Pembelajaran, Bank Media Pembelajaran Pasaman, serta gerakan Satu Guru Satu Karya agar hasil pelatihan memberikan dampak nyata di ruang kelas.
⠀
Menurutnya, kekayaan budaya, lingkungan, dan kehidupan masyarakat Pasaman juga dapat menjadi sumber pembelajaran kontekstual yang menarik bagi peserta didik.
⠀
“Dari tangan guru-guru kreatif di daerah, perubahan besar pendidikan Indonesia dapat dimulai. Satu guru satu karya, satu karya satu inspirasi, dan satu inspirasi dapat mengubah masa depan seorang anak,” pungkas Nevi Zuairina.