Jakarta (19/10) — Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus Anggota DPR RI Fraksi PKS, M. Kholid, menyambut pembentukan organisasi sayap perempuan PKS, Perempuan Adil Sejahtera (PAS), sebagai momentum penting untuk memperkuat kiprah politik perempuan sekaligus memperluas kehadiran partai di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kholid dalam Sarasehan Anggota Legislatif (Aleg) Perempuan Nasional PKS yang menjadi bagian dari rangkaian Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) PKS 2026 di Jakarta, 19–20 Oktober 2026. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum pelantikan kepengurusan Perempuan Adil Sejahtera yang dipimpin oleh dr. Azah.
Kholid menyampaikan apresiasi Presiden PKS terhadap pembentukan organisasi tersebut. Menurutnya, kehadiran sayap perempuan akan melengkapi kekuatan organisasi partai yang selama ini telah ditopang oleh gerakan kepemudaan. Ia menggambarkan kedua sayap tersebut sebagai kekuatan yang memungkinkan PKS bergerak lebih luas dan mencapai hasil yang lebih besar.
“Ibarat seekor burung terbang, PKS selama ini baru terbang dengan satu sayap, yaitu sayap kepemudaan. Di hari ini, sayap satunya itu diresmikan dan ditetapkan. Insya Allah, burung PKS itu akan terbang lebih tinggi lagi,” ujar Kholid.
Ia menilai penguatan organisasi perempuan memiliki arti strategis bagi perkembangan partai. Merujuk pada pengalamannya mempelajari keberhasilan partai politik di Turki, Kholid menyoroti pentingnya organisasi kepemudaan dan perempuan sebagai dua pilar yang menopang kekuatan politik dan keberlanjutan dukungan masyarakat.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran bahwa kekuatan partai tidak hanya dibangun melalui struktur politik formal, tetapi juga melalui organisasi yang memiliki hubungan langsung dan berkelanjutan dengan masyarakat.
Kholid menegaskan bahwa perempuan PKS selama ini telah memainkan peran penting, bukan hanya dalam keluarga, tetapi juga sebagai penggerak berbagai aktivitas sosial dan pemimpin di lingkungan masyarakat. Keterlibatan perempuan dalam majelis taklim, kegiatan olahraga, hingga pengelolaan bank sampah menunjukkan besarnya potensi gerakan perempuan untuk memperluas jangkauan pelayanan dan membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Karena sesungguhnya perempuan-perempuan PKS adalah para pejuang. Bukan hanya pejuang di rumah-rumah, tapi menjadi pemimpin-pemimpin di masyarakat,” tegasnya.
Kehadiran Perempuan Adil Sejahtera diharapkan dapat mengonsolidasikan berbagai potensi tersebut menjadi gerakan yang semakin terorganisasi. Aktivitas sosial yang selama ini tumbuh di tingkat komunitas menjadi modal penting untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus memperluas basis dukungan politik secara berkelanjutan.
Kholid pun menyampaikan optimisme bahwa pembentukan organisasi sayap perempuan akan menghadirkan energi baru bagi PKS dalam menghadapi tantangan politik ke depan.
“Insya Allah, ini akan menjadi energi baru, meluaskan kemenangan dari Partai Keadilan Sejahtera,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Kholid menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan perjuangan para kader serta anggota legislatif perempuan PKS di berbagai tingkatan. Ia berharap pembentukan Perempuan Adil Sejahtera menjadi tonggak penting bagi penguatan kepemimpinan perempuan dan perluasan kontribusi sosial-politik PKS di tengah masyarakat.
“Terima kasih atas dedikasi dan semangat dari ibu-ibu semua. Semoga hari ini menjadi hari yang bersejarah karena pada hari ini sudah ditetapkan organisasi sayap perempuan PKS,” pungkasnya.