Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Habib Idrus Serap Keluhan Warga Tangsel soal Pinjaman Bank dan Air Bersih

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Tangerang Selatan (18/10) — Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Habib Idrus Salim Aljufri, menerima keluhan warga Kota Tangerang Selatan, Banten, tentang sulitnya mengakses pinjaman bank dan terbatasnya air bersih. Keluhan itu disampaikan dalam silaturahmi serap aspirasi di kawasan BSD, Kamis (15/10/2026).
⠀
Dalam pertemuan itu, sebagian besar warga menyebut prosedur birokrasi di bank resmi memberatkan. Karena itu, sebagian dari mereka akhirnya meminjam kepada rentenir informal atau bank keliling.
⠀
Menanggapi hal tersebut, Habib Idrus mengatakan perbankan milik negara perlu segera memperbaiki skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan Ultra Mikro (UMi).
⠀
“Bank-bank milik negara perlu segera membenahi skema KUR dan pembiayaan Ultra Mikro agar lebih lincah dan berkeadilan dalam menjangkau pelaku ekonomi kecil,” kata Habib Idrus.
⠀
Menurut dia, maraknya bank keliling di Tangerang Selatan menandakan negara belum cukup hadir bagi masyarakat bawah.
⠀
“Maraknya bank keliling menunjukkan negara masih lambat hadir dalam memberi perlindungan dan keadilan akses permodalan bagi masyarakat kecil,” ujarnya.
⠀
Sebagai gambaran, Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024 oleh OJK dan BPS mencatat indeks literasi keuangan 65,43 persen dan indeks inklusi keuangan 75,02 persen. Adapun data OJK per Agustus 2026 menunjukkan kredit korporasi tumbuh 22,18 persen secara tahunan, sedangkan kredit UMKM tumbuh 2,38 persen.
⠀
Selain soal pembiayaan, warga di kawasan Kranggan mengeluhkan sulitnya air bersih. Mereka meminta pemerintah membangun sumur bor komunal.
⠀
Habib Idrus mengatakan akan mengawal optimalisasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) dengan merujuk postur APBN 2026. UU APBN 2026 menetapkan TKD sebesar Rp692,99 triliun, turun sekitar 24 persen dari 2025.
⠀
“Kami akan mengawal optimalisasi Dana Transfer ke Daerah agar pemerintah daerah mengarahkan belanja modalnya pada pemenuhan kebutuhan dasar warga,” kata Habib Idrus.
⠀
Dalam kesempatan yang sama, warga menanyakan cara berinvestasi yang aman dan menyampaikan minat mengelola dana abadi tingkat komunitas. Habib Idrus mengapresiasi antusiasme tersebut.
⠀
“Kami akan mendorong otoritas terkait agar segera mendirikan klinik literasi keuangan rakyat dan memperluas jangkauan SBN ritel, supaya masyarakat terhindar dari investasi bodong,” ujarnya.