Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Nevi Zuairina Dorong Penguatan Pasar Induk Cipinang sebagai Penyangga Stok Beras DKI Jakarta

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (06/10) — Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Nevi Zuairina, mendorong optimalisasi Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) sebagai instrumen penting dalam menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi beras di DKI Jakarta. Hal tersebut disampaikannya dalam kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Pasar Induk Cipinang.

Nevi menjelaskan, PIBC yang dikelola PT Food Station Cipinang Jaya perlu diperkuat melalui fungsi logistik dan sistem informasi. Dengan stok aman minimum sebesar 30.000 ton dan pasokan harian sekitar 1.500 ton, pengelolaan stok menjadi bagian penting dalam memastikan ketersediaan beras di Jakarta.

“PIBC dioptimalkan dengan penerapan sistem resi gudang, digitalisasi data stok real time melalui Satu Data Pangan, serta penerapan first in first out atau FIFO untuk menjaga kualitas beras,” ujar Nevi.

Menurutnya, digitalisasi data stok secara real time diperlukan untuk mendukung pemantauan ketersediaan beras secara lebih akurat. Sementara itu, penerapan FIFO diharapkan menjaga kualitas sekaligus memastikan perputaran stok tetap berjalan lancar.

Nevi juga menyoroti pentingnya kelancaran distribusi dari sentra produksi menuju Jakarta. Pasokan beras dari Karawang, Cirebon, dan Jawa Tengah perlu dikelola secara baik agar dapat memenuhi kebutuhan pasar tanpa menimbulkan penumpukan stok.

“Langkah ini memastikan perputaran stok tetap lancar dari sentra produksi Karawang, Cirebon, dan Jawa Tengah ke DKI Jakarta tanpa penumpukan,” katanya.

Ia menegaskan, optimalisasi PIBC pada akhirnya diarahkan untuk memastikan ketersediaan stok beras bagi masyarakat Jakarta tetap terjaga.

“Jadi kita pastikan bahwa Pasar Induk Cipinang itu bisa memastikan stok beras di DKI ini aman,” tegas Anggota DPR RI Dapil Sumatera Barat II tersebut.