Logo Fraksi PKS

Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

Fraksi PKS Kreatif, Atraktif, Substantif

Syahrul Aidi Tegaskan Perjuangan Kemerdekaan Palestina Jelang Sidang IPU di Tanzania

 

Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Jakarta (29/09) — Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS, Syahrul Aidi Maazat dari Dapil Riau II, menekankan pentingnya penguatan diplomasi parlemen Indonesia dalam memperjuangkan kepentingan nasional di berbagai forum internasional.

Hal tersebut disampaikan Syahrul dalam sesi PKS Legislative Report jelang Rapat Paripurna ke-7 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027, Selasa (29/09), di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Syahrul menyampaikan bahwa Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI akan menjalankan agenda diplomasi parlemen melalui keikutsertaan dalam sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) di Tanzania. Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang penting bagi Indonesia untuk menyampaikan pandangan serta kepentingan bangsa dalam pergaulan parlemen internasional.

“Tanggal 4 sampai tanggal 10 nanti BKSAP akan melaksanakan kegiatan sidang IPU di Tanzania. Lagi-lagi sidang kali ini menjadi isu sentralnya adalah isu Palestina, karena apa pun tema yang dibahas tentang hak asasi manusia, tentang kesejahteraan, tentang kemiskinan, tentang air, hak-hak dasar warga, itu sesungguhnya yang menjadi isu adalah selalu diarahkan ke Palestina,” ujar Anggota DPR RI Dapil Riau II tersebut.

Syahrul menilai diplomasi parlemen memiliki ruang strategis untuk menyuarakan berbagai kepentingan Indonesia melalui hubungan antarlembaga legislatif dengan parlemen negara lain. Ia menegaskan peran tersebut perlu terus dijalankan secara aktif melalui berbagai forum internasional.

Baca Juga: Aksi Walkout Delegasi Indonesia Dinilai Tepat, Syahrul Aidi: Diplomasi Harus Jalankan Amanat UUD 1945

“Apa pun yang bisa kita lakukan, usaha untuk memberikan pemikiran, menyadarkan masyarakat, memberikan sumbangan, melakukan aksi-aksi, dan kami juga sebagai diplomasi parlemen akan selalu menyuarakan,” pungkas Syahrul.

Selain menjalankan fungsi diplomasi parlemen, Syahrul juga menegaskan pentingnya DPR memastikan hasil-hasil hubungan dan kerja sama internasional dapat memberikan manfaat bagi kepentingan masyarakat Indonesia.